Senin, 04 November 2019

PTPN II Deli Serdang Terbelit Utang Triliunan

PTPN II Deli Serdang Terlilit Utang Triliunan

Deli Serdang - PT Perkebunan Nusantara II (Persero) disangka tunda beberapa keharusan pembayaran karena keadaan keuangan perusahaan yang terus lebih buruk semenjak 2005 kemarin.Sampai triwulan IV 2016, utang PTPN II disebutkan sampai Rp 3,2 triliun.

Beberapa keharusan seperti pembayaran pungutan pada Tubuh Penyelanggara Agunan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, serta pembayaran pajak perusahaan. Diluar ituterlambat keharusan pada pihak ke-3 atau relasi serta pembayaran agunan hari tua karyawan PTPN II yang belum dapat dilunasi manajemen.

Wakil Ketua Serikat Pekerja Perkebunan Nusantara (SPBUN) PTPN II Dahnil Ginting mengutarakan, nasib beberapa ribu karyawan PTPN II sekarang terancam karena tumpukan utang itu. ""Diantaranya tunggakan BPJS Ketenagakerjaan yang berefek pada pembayaran agunan hari tua karyawan,"" kata Ginting pada Tempo, Kamis, 6 Oktober 2016, di Kantor Pusat PTPN II di Deli Serdang.

Diluar itu, sambung Ginting, pembayaran upah karyawan memulai tidak teratur yang direncanakan karena lilitan utang. ""Umumnya gajian besar karyawan tanggal 10 tiap bulannya. Tetapi beberapa waktu paling akhir digeser jadi tanggal 20,"" kata Ginting.

Kritis keuangan perseroan, kata Ginting, ialah efek dari berkurangnya tempat produktif perusahaan sebab dikendalikan atau diambil warga serta pengembang liar. ""Tidak ada pilihan, SPBUN akan ambil kembali tempat PTPN II yang dikendalikan warga dengan ilegal,"" papar Ginting. Beberapa puluh ribu anggota SPBUN PTPN II, tutur Ginting, akan berdemonstrasi serta ambil kembali tempat bulan ini.

Simak juga: Keterpilihan Ahok Turun: Berikut 3 Hal Menarik & Mengagetkan Ramai Manifesto Komunis: Polisi Gegabah Sita Buku Malaysia

Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Tanjung Morawa, Deli Serdang, Syahrial, membetulkan tunggakan itu. Menurut dia, tunggakan BPJS Ketenagakerjaan PTPN II sejumlah Rp 36 miliar. Rinciannya, tunggakan inti Rp 27 miliar serta bunga Rp 9 miliar.

Perusahaan perkebunan pelat merah itu akhir kali membayar pungutan pada September 2016. Itu juga untuk pembayaran pungutan BPJS Ketenagakerjaan Februari 2014. ""Efek dari tunggakan itu ialah agunan hari tua, agunan kecelakaan kerja serta agunan kematian tidak dapat diserahkan kepada semua karyawan PTPN II sebelum tunggakan lunas,"" kata Syahrial pada Tempo.

Direktur Penting PTPN II Teten Djaka Triyatna mengaku utang perseroan yang sampai triliunan rupiah itu. Utang itu terhitung tunggakan BPJS Ketenagakerjaan. Tetapi Direksi, tutur Teten, masih berkeyakinan akan dapat mengakhiri semua keharusan itu. ""Direksi memiliki komitmen utang pada BPJS Ketenagakerjaan akan lunas akhir tahun ini,"" kata Teten pada Tempo.

Teten mengaku beban utang perseroan akan makin berat sebab penurunan produktivitas sawit, tebu serta tembakau sebab sejumlah besar tempat PTPN II dikendalikan faksi lain dengan ilegal. ""Tempat produktif kami tinggal 54 beberapa ribu hektare . Ada juga 5.876 hektare dengan status bekas hak buat usaha dikendalikan warga, serta 8.200 hektare sempat akan di kerjasamakan dengan faksi swasta untuk mendapatkan dana fresh,"" papar Teten.

Perseroan, tuturnya, telah membuat pola penyelesaian utang serta permasalahan tanah yang dikendalikan masyarakat. ""Kami akan kerjakan restrukturisasi, optimalisasi tempat yang masih dikendalikan perusahan, lakukan perampingan manajemen, terhitung membuat pilihan pensiun awal serta lakukan efisiensi di semua posisi,"" katanya.

Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Sumatera Utara yang mengepalai bidang tenaga kerja serta kesehatan curigai terdapatnya penyimpangan pembayaran pungutan BPJS Ketenagakerjaan karyawan PTPN II. ""Benar-benar tidak logis tunda pungutan mulai Maret 2014 sampai 2016. Karena pungutan itu sifatnya dipotong dari upah. Apa karyawan PTPN II tidak gajian semenjak 2014 lalu? "" Kata Iskandar Sakty Batubara.

SAHAT SIMATUPANG

Simak juga:Bank Indonesia Cermat Uang Dimas Kanjeng, Hasilnya Ialah...Perang Artis: Agus Utamakan Annisa, Ahok Gandeng SophiaOmong Masalah Mario Teguh, Ibu Kiswinar: Ini Telah Basi

"

Minggu, 03 November 2019

DPR Setujui APBN Perubahan 2017

DPR Sepakati APBN Pergantian 2017

Jakarta - Dewan Perwakilan Rakyat menyepakati Perancangan Undang-Undang mengenai Pergantian APBN Tahun Budget 2017 jadi undang-undang. Pengesahan dikerjakan dalam rapat pleno yang berjalan Kamis, 27 Juli 2017.

""Kami atas pemerintah mengemukakan terima kasih serta penghargaan dalam pada pimpinan serta anggota Dewan atas kesepakatan pada intisari dalam RUU mengenai Pergantian APBN 2017 jadi undang-undang,"" kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam membacakan opini akhir pemerintah. Kamis, 27 Juli 2017.

Postur RAPBNP 2017 yang disetujui itu memberikan sasaran penghasilan negara sebesar Rp 1.736,1 triliun serta pagu berbelanja negara sebesar Rp 2.133,2 triliun. Sasaran penghasilan negara itu dipenuhi dari penerimaan perpajakan sebesar Rp 1.472,7 triliun, penerimaan negara bukan pajak sebesar Rp 260,2 triliun serta hibah sebesar Rp 3,1 triliun.

Sri Mulyani menjelaskan sasaran penghasilan negara didasarkan pada kapasitas penerimaan perpajakan pada paruh pertama tahun 2017 dan mempertimbangkan beberapa usaha. Usaha itu diantaranya memaksimalkan database harus pajak hasil penerapan kebijaksanaan amnesti pajak, meneruskan reformasi perpajakan di bagian peraturan, tehnologi info serta sdm dan mempersiapkan penerapan masa keterbukaan info (AEOI).

""Sasaran penerimaan perpajakan dengan tax ratio 11,5 % ini diinginkan bisa menumbuhkan keyakinan serta kepercayaan warga dan dunia usaha,"" kata Sri Mulyani.

Diluar itu, kata Menkeu, sasaran penghasilan negara sudah mempertimbangkan optimalisasi penerimaan negara bukan pajak, terutamanya bidang migas sesuai tanda ekonomi makro yang sudah diputuskan.

Sedang, berbelanja negara akan digunakan untuk berbelanja pemerintah pusat sebesar Rp 1.366,9 triliun serta transfer ke wilayah serta dana desa sebesar Rp 766,3 triliun. Dari berbelanja pemerintah pusat, berbelanja untuk kementerian instansi disetujui sebesar Rp 798,5 triliun serta berbelanja non kementerian instansi sebesar Rp 568,3 triliun.

Sri Mulyani menerangkan kebijaksanaan serta alokasi di berbelanja negara dalam 2017 ini masih ditempatkan memberi dukungan pembangunan infrastruktur dalam rencana menggerakkan perkembangan ekonomi, pengentasan kemiskinan serta pengurangan ketimpangan.

Dia memberikan tambahan ada efisiensi berbelanja kementerian instansi yang selanjutnya direalokasi untuk program yang menekan serta prioritas, seperti penyelenggaraan Asian Games 2018, pembangunan infrastruktur, peningkatan tanaman hortikultura, perlakuan musibah serta persiapan pemilu atau pemilihan kepala daerah.

""Diluar itu, persetujuan berbelanja kementerian instansi didasari semangat untuk jaga tata atur dan searah dengan prioritas pembangunan, dengan masih memerhatikan potensi kementerian instansi dalam melakukan pekerjaan sampai akhir 2017,"" kata Sri Mulyani.

Dengan postur RAPBNP 2017 itu karena itu defisit budget diproyeksikan sampai sebesar Rp 397,2 triliun atau seputar 2,92 % pada PDB. Untuk tutup pembiayaan itu, pemerintah diperkirakan akan lakukan pembiayaan utang sampai Rp 461,3 triliun, dengan gagasan penerbitan Surat Bernilai Negara sebesar Rp 467,3 triliun.

Tetapi, pemerintah memproyeksikan defisit budget di akhir tahun ada pada rata-rata 2,67 % pada PDB, dengan alasan tingkat penyerapan berbelanja negara cuma sampai 95 persen-97 % dari pagu.

Postur RAPBNP 2017 ini diatur berdasar anggapan makro diantaranya perkembangan ekonomi 5,2 %, inflasi 4,3 %, suku bunga SPN 3 bulan 5,2 % serta nilai ganti Rp 13.400 per dolar AS. Diluar itu, anggapan makro yang lain ialah harga ICP minyak 48 dolar AS per barel, lifting minyak 815 ribu barel /hari serta lifting gas 1.150 ribu barel sama dengan minyak /hari.

""Penentuan pergantian tanda ekonomi makro dalam 2017 ini diinginkan bisa memberi arah yang positif buat warga serta dunia usaha dan jadi basis yang lebih sesuai kenyataan dalam perhitungan APBNP 2017,"" katanya.

DESTRIANITA | ANTARA

"

Jumat, 01 Februari 2019

Pemain Futsal Terunggul di Indonesia



Dibanding dengan sepakbola, pamor futsal di Indonesia masih tetap kalah jauh. Ini jelas bisa dibantah. Tetapi faktanya memang demikian. Tidak yakin? Coba katakan siapa kapten timnas futsal Indonesia sekarang ini? Atau, apakah nama federasi yang menaungi futsal di Indonesia? Saya duga, tidak lebih dari 50 % pembaca yang dapat menjawabnya tiada mengecheck di Google terlebih dulu.

Sebenarnya hal tersebut tidak sangat mengagetkan. Karena, futsal awalnya cuma dipandang seperti berolahraga rekreasi, bukan berolahraga prestasi ditambah lagi industri seperti sepakbola. Diluar itu, futsal pun dipandang tidak semerakyat sepakbola. Banyak daerah yang terdapat cukup di pelosok bahkan juga tidak sangat kenal permainan ini – daerah saya, contohnya. Perhatian mass media yang kurang, ikut jadi salah satunya tanda.

Tetapi beberapa waktu terakhir, futsal Indonesia mulai menggeliat. Sekolah-sekolah mulai mempunyai team futsal sendiri, kota-kota telah mempunyai lapangan futsal, serta turnamen-turnamen futsal banyak diselenggarakan. Menariknya kembali, beberapa stasiun tv swasta mulai berani menyiarkan turnamen-turnamen futsal, baik tingkat nasional ataupun internasional. Bukti paling akhir membuat publik tanah air mulai kenal beberapa nama pemain futsal dunia seperti Falcao, Sergio Lozano, sampai Ricardinho.

Untuk lebih kenal futsal, saya akan memberi beberapa nama pemain futsal dalam negeri yang dipandang mempunyai kualitas terunggul.

Bambang Bayu Saptaji



Buat pencinta pertandingan ataupun kompetisi futsal tanah air, nama Bambang Bayu Saptaji pasti tidak asing kembali. Dia dipandang seperti flank terunggul di Indonesia sekarang ini.

Asumsi itu pasti mempunyai fakta. Menjadi seseorang flank, dia diketahui mempunyai potensi dribel serta kecepatan yang oke. Potensi itu di dukung juga oleh visi serta kecerdasan yang dia punya, hingga jarang sekali lihat Bayu kehilangan bola.

Atribut-atribut yang dipunyai Bayu membuat jadi berlangganan timnas Indonesia. Bahkan juga, panggilan di tim nasional telah dia temukan semenjak 2012 lantas, saat dia masih tetap berumur 20 tahun. Sampai sekarang, Bayu masih tetap jadi salah satunya andalan di timnas.

Di level club, Bayu sempat membela beberapa club papan atas Indonesia, seperti Electric PLN, Libido, sampai Vamos Mataram. Dia sempat juga membela club asal Tiongkok, Dalian Yuan Dynasty, pada 2014 kemarin. Hal tersebut membuat jadi pemain futsal Indonesia pertama yang membela club luar negeri.

Jailani Ladjanibi



Jailani adalah salah satunya pemain senior yang masih tetap aktif bermain di level club. Semenjak pertama-tama mendapatkan panggilan timnas Indonesia pada 2005 lantas, sampai sekarang dia masih tetap cukuplah seringkali mendapatkan panggilan tim nasional.

Karir Jailani menjadi pemain futsal memang sangatlah panjang. Terdaftar, telah lebih dari 10 tahun. Jadi tidak bingung, dia mempunyai segudang pengalaman yang lalu membuat didaulat menjadi kapten timnas. Hadirnya di tim nasional dipandang dapat jadi teladan buat beberapa pemain muda.

Walau cukup sudah senior untuk ukuran berolahraga futsal, dia masih tetap jadi andalan di club yang dia bela, yakni IPC Pelindo. Penyebabnya, dia mempunyai kecepatan, tehnik individu, serta stamina yang bisa disebut tidak kalah dengan beberapa pemain yang berumur lebih muda. Diluar itu, ketenangan sang pemain pun jadi salah satunya atribut terpenting. vinyl lapangan futsal

Ardiansyah Runtuboy



Tanah Papua nyatanya tidak cuma membuahkan pemain sepakbola berpotensi jenis Boaz Solossa atau Elie Aiboy, tapi pun dapat menghasilkan pemain futsal dengan kualitas nomer satu. Ardiansyah Runtuboy ialah bukti sahih asumsi itu.

Dengan umur yang belumlah mencapai angka 20, Ardiansyah Runtuboy sebenarnya adalah pendatang baru di arena futsal Indonesia. Akan tetapi, dia langsung menggebrak sejak kehadirannya.

Perihal yang membuat orang sering mengusung topi untuk pemain yang sempat membela FC Pingdus Surabaya ini ialah keterampilannya dalam mainkan bola dengan bebas atau yang lebih diketahui dengan panggilan freestyle. Serta dengan umur mudanya, Ardiansyah mungkin dapat lebih berkembang kembali menjadi pemain futsal nomer satu di negeri ini.

Randy Satria
Randy Satria adalah salah satunya pemain futsal terunggul Indonesia sekarang ini. Akan tetapi, pemain dari Sumatera Barat ini sebenarnya belumlah kelamaan kenal futsal. Awalnya dia seringkali bermain sepakbola serta bola takraw. Dia baru mulai tekuni futsal saat berolahraga turunan sepakbola ini banyak disukai di Padang, tempat aslinya.

Pada 2012, Randy yang terhimpun bersama dengan team Minggu Berolahraga Nasional (PON) Sumatera Barat sukses mendulang emas pada PON yang diselenggarakan di Riau. Dalam gelaran itu, Randy dapat tampil cemerlang. Hasil itu membuat diambil oleh Electric PLN. Akan tetapi, dia baru mulai tunjukkan sinarnya saat membela IPC Pelindo II Jakarta. Di club berikut prestasi untuk prestasi sukses dia rengkuh.

Kegemilangannya di level club sukses membuat Randy jadi contoh beberapa pencinta futsal. Namanya mulai diketahui menjadi salah satunya pemain berpotensi tanah air. Dia bahkan juga jadi salah satunya andalan di timnas futsal Indonesia.

Andri Kustiawan

Andri Kustiawan diketahui sebab kekuatannya dalam menjebol jala lawan. Kekuatannya ini membuat sang pemain mendapatkan julukan The Tractor.

Kualitas yang dipunyai Andri bahkan juga sudah sempat membuat salah satunya legenda futsal Indonesia, Vennard Hutabarat, mengajaknya masuk ke Electric PLN yang saat itu dia latih. Melalui komentar pada upload Instagram Andri, Vennard menulis, “Sudah dinanti sama listrik.”

Hal tersebut menunjukkan jika sang pemain yang telah memela timnas semenjak 2012 ini memang mempunyai kualitas oke. 

Rabu, 31 Oktober 2018

PSSI Berupaya Selamatkan Tim nasional Futsal Tim Nasional Futsal U-20

Timnas futsal U-20 Indonesia berpose sebelum laga lanjutan Grup B kontra China Taipei dalam AFC U-20 Futsal Championship 2017 di Huamark Indoor Stadium, Bangkok, Thailand, Rabu (17/5/2017).
Indonesia berpose sebelum pertandingan kelanjutan Group B kontra China Taipei dalam AFC U-20 Futsal Championship 2017 di Huamark Indoor Fase, Bangkok, Thailand, Rabu (17/5/2017).(DOK. INSTAGRAM/PSSI_FAI)  Langkah cepat dikerjakan PSSI sesudah tahu tim nasional Futsal Putra Indonesia diyakinkan oleh Federasi Futsal Indonesia (FFI) tidak ikut juga pada SEA Games 2017.

PSSI ambil langkah penyelamatan dengan menggantikan pengendalian Tim nasional Futsal Putra untuk SEA Games 2017. "PSSI sebetulnya memberikan kewenangan pada FFI untuk manajemen futsal termasuk juga sampai pengendalian Tim nasional. Akan tetapi, untuk masalah ini kami ketahui ada kemauan dari Pak Hary Tanoesoedibjo sebagai Ketua FFI untuk mundur dari SEA Games 2017," kata Wakil Ketua Umum PSSI, Joko Driyono, seperti diambil di situs sah PSSI, Rabu (19/7/2017).

kontraktor pembuat lapangan futsal

PSSI merencanakan berjumpa dengan FFI pada Kamis (20/7/2017). "Kami akan mengulas beberapa langkah apa yang harus dikerjakan supaya Tim nasional Futsal Putra dapat turut SEA Games. Ditambah lagi futsal kan menginduk ke PSSI serta ini jadi tanggung jawab PSSI. Kami juga diskusi dengan Ketum PSSI, beliau katakan futsal mesti turut," papar Joko. Untuk cabor futsal, di SEA Games 2017 cuma dibarengi lima team. Tidak hanya Indonesia, yang berperan serta ialah tuan-rumah Malaysia, Thailand, Vietnam, serta Myanmar.

Minggu, 08 April 2018

STAN Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru, Simak Jadwalnya

STAN Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru, Simak Jadwalnya - Politeknik Keuangan Negara Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (PKN STAN) membuka pendaftaran mahasiswa baru untuk program Diploma I dan Diploma III. Tahap pendaftaran dibuka mulai 9 April 2018.

“Berdasarkan Surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor B/225/M.SM.01.00/2018 tentang Persetujuan Prinsip Tambahan Kebutuhan CPNS dari Siswa/Siswi PKN STAN Tahun Anggaran 2018, PKN STAN akan menerima putra-putri warga negara Indonesia untuk mengikuti pendidikan pada PKN STAN,” demikian bunyi keterangan pada situs resminya, Ahad, 8 April 2018.

Tahap pendaftaran online berlangsung pada 9-30 April 2018. Pembayaran biaya pendaftaran bisa dilakukan mulai 9 April hingga 3 Mei 2018. Adapun jadwal dan lokasi ujian tertulis diumumkan pada 31 Mei 2018. Ujian tertulis akan diselenggarakan pada 27 Juni-7 Juli 2018.

Peserta yang lulus ujian tertulis dapat mengikuti ujian kesehatan dan kebugaran yang jadwalnya diumumkan pada 13 Juli 2018. Sementara itu, ujiannya sendiri akan digelar pada 23-25 Juli 2018. Setelah mengikuti semua tes, kelulusan SPMB PKN STAN akan diumumkan pada

1 Agustus 2018. Kemudian, pada 3 September 2018, mahasiswa akan memulai pendidikan.
Kuota yang diperlukan untuk tahun ini sebanyak 7.301 orang. Ada tiga pilihan spesialisasi untuk Diploma I, yakni kebendaharaan negara, pajak, serta kepabeanan dan cukai. Sedangkan spesialisasi Diploma III yang dibuka adalah kebendaharaan negara, pajak, PBB/penilai, kepabeanan dan cukai, manajemen aset, serta akuntansi.

Gambar terkait

Syarat pendaftar STAN merupakan lulusan sekolah menengah atas (SMA) atau sederajat. Program Diploma I dibuka bagi lulusan SMA berusia minimal 17 tahun pada 1 September 2018. Untuk program Diploma III, usia minimalnya 15 tahun pada 1 September 2018. Usia maksimal kedua program adalah 20 tahun pada 1 September 2018.

Senin, 12 Maret 2018

Fitria Yusuf, Sosialita Cantik Penerus Bisnis Jalan Tol

Fitria Yusuf, Sosialita Cantik Penerus Bisnis Jalan Tol - Nama Fitria Yusuf membuat warganet terpana. Selain kecantikannya yang mempesona, Fitria Yusuf adalah penerus bisnis jalan tol PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk. atau CMNP.

Hasil gambar untuk Fitria Yusuf, Sosialita Cantik Penerus Bisnis Jalan Tol

Sejak Oktober 2015, Fitria Yusuf menjabat sebagai Wakil Direktur PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk. (CMNP). Sebelumnya, ia adalah komisaris di perusahaan pengelola jalan tol tersebut.
“Saya memang tertarik (masuk di CMNP) karena tantangan ini memberikan saya kesempatan untuk belajar lebih dalam bisnis jalan tol. Kebetulan saya sendiri bergelut di bisnis properti, dan saya menilai sinergi kedua bisnis ini akan memberikan peluang bisnis baru di kemudian hari,” ujar wanita kelahiran tahun 1982 ini.

Sebelum terjun ke bisnis jalan tol, nama Fitria Yusuf sudah terkenal di kalangan industri fashion. Kecintaannya pada mode dan shopping telah menjadikan sosialita yang satu ini cukup sukses sebagai penulis buku best seller dan fashion editor di beberapa media ternama.

Lewat buku berjudul Hermes Temptation, ia membagikan cerita unik dan pengalaman suka dukanya ketika menjadi reseller tas yang berharga hingga ratusan juta rupiah. Di buku itu, Fifi, nama panggilan Fitria Yusuf, menceritakan obsesi seorang wanita terhadap tas Hermes menjadi fenomena sosial lantaran dinilai cukup mampu mendongkrak status sosial. Ia juga aktif berbagi informasi seputar panduan berbelanja yang ia tuangkan dalam buku bertajuk Little Pink Book: Jakarta Style and Shopping Guide.

Meski identik dengan citra shopaholic, jangan pernah meremehkan kemampuan putri Raja Tol itu dalam berbisnis. Hampir mirip dengan ayahnya, Yusuf Hamka, Fifi punya naluri tajam di bidang bisnis. Bisnisnya merambah tak cuma di bidang fashion. Melainkan juga bidang properti, hotel hingga industri kreatif dengan menjadi kreator konten, dengan beberapa portofolio bisnis, seperti Ozone Hotel & Eatery di Pantai Indah Kapuk, Butik Ivy, Butik Twinkle-Twinkle, dan lain-lain.

Di CMNP, Fifi dilibatkan di hampir seluruh manajemen perusahaan, mulai dari operasional, SDM, humas, teknis, hingga pengembangan usaha. Ia pun saat ini terlibat langsung dalam program CSR yang dilakukan CMNP dan upaya penertiban kolong tol, serta penyediaan ruang terbuka hijau.

Ia mengaku saat ini masih dalam tahap proses belajar beradaptasi lebih jauh dalam kegiatan operasional perusahaan yang didirikan sejak pada April 1987 itu. “Beruntung memiliki tim dan teman-teman baik di jajaran direksi, manajer ataupun staf yang sangat kooperatif. Saya sangat bersyukur dipercaya memegang jabatan ini,” ujarnya.

Fitria Yusuf yakin, meski persaingan bisnis tol ke depan makin ketat, CMNP bisa terus bertumbuh dan eksis. Pengalaman CMNP sebagai salah satu pionir bisnis tol, ia sebutkan, telah menjadi modal keunggulan kompetitif bagi perusahaan. “Kami terus berusaha menyediakan yang terbaik bagi pengguna jalan. Kompetisi yang semakin tinggi justru merupakan acuan agar terus mengembangkan teknologi dan strategi yang lebih baik dalam membangun dan menjalankan usaha.”

Meski kini telah terjun langsung ke bisnis keluarga, Fitira Yusuf masih semangat untuk mencoba hal baru ke depan. Ia mengaku dirinya merupakan pribadi yang tidak pernah puas dan memiliki banyak impian. “Salah satu impian saya adalah memiliki properti intelektual, di mana merek personal saya merupakan aset yang bisa dikembangkan menjadi trademark untuk usaha lainnya,” katanya.